2011-11-22

Kisah 25 Nabi Rasul

Posted by DamDam On 15.12 | No comments
Bagi Kalian yang ingin sekali membaca tentang cerita 25 nabi rasul sangat diharapkan mengunduh file ini. Banyak sekali hikmah yang bisa didapat dari cerita - cerita tersebut,jadi tidak ada salahnya untuk mengunduh.

DOWNLOAD KISAH 25 NABI RASUL
Malaysia berhasil menaklukkan Indonesia dalam laga puncak SEA Games 2011 cabang sepakbola di stadion Gelora Bung Karno hari ini (21/11). Pertandingan harus dituntaskan dengan adu penalti setelah kedudukan imbang 1-1 terus bertahan hingga babak perpanjangan waktu kedua usai.

Dan di sini drama membuahkan Malaysia keluar sebagai juara, sekaligus mempertahankan gelar mereka. Dua penendang Indonesia, yaitu Gunawan dan Ferdinand Sinaga, gagal menjaringkan bola. Sementara di kubu Malaysia hanya Fakri Saarani yang gagal.

Berikut jalannya pertandingan:

Indonesia langsung memberi ancaman melalui Andik Vermansyah dan Titus Bonai. Tendangan jarak jauh Andik gagal diantisipasi dengan smpurna oleh Khairul Fahmi, namun sayang Tibo yang mendapatkan bola muntah menendang bola tepat ke arah kiper.

Dua menit kemudian, giliran Patrich Wanggai yang mengancam gawang Malaysia, tetapi Fahmi kembali berhasil mengantisipasi tembakan di dalam kotak penalti pemain Persidafon Dafonsoro tersebut, sehingga menghasilkan tendangan penjuru.
Dan dari tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Oktovianus Maniani tersebut, justru melahirkan gol untuk Indonesia yang dicetak oleh Gunawan Dwi Cahyo pada menit ke-lima.

Malaysia mencoba keluar dari tekanan di babak awal, Pada menit ke-12 Malaysia hampir menyamakan kedudukan setelah umpan silang Baddrol berhasil ditanduk oleh pemain Malaysia, beruntung Kurnia Meiga berada dalam posisi yang tepat untuk menepis bola.

Pertandingan berjalan dengan tempo yang sangat cepat, kedua tim saling menyerang satu sama lain. Namun, Malaysia yang memburu gol penyama kedudukan tampak lebih menguasai lapangan tengah dan beberapa kali menekan pertahanan Indonesia, tetapi kedisiplinan lini belakang Indonesia membuat Malaysia gagal memanfaatkan peluang mereka.

Namun, akhirnya pertahanan Indonesia dapat ditembus oleh Malaysia pada menit ke-35. Berawal dari kesalahan Dirga Lasut, umpan silang yang dilepaskan oleh Baddrol dapat diselesaikan dengan baik oleh Asrarudin dengan tandukannya, sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.

Indonesia mencoba langsung menekan di awal babak kedua, namun peluang emas pertama justru didapat oleh Malaysia pada menit ke-53 memanfaatkan serangan balik. Fakri Saarani yang lolos dari jebakan offside mencoba mencetak gol melalui sudut sempit, beruntung Kurnia Meiga kembali dapat menyelamatkan gawangnya.

Pada menit ke-64, giliran Indonesia yang mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Aksi individu Patrich Wanggai hampir membuat Indonesia kembali unggul, sayang tendangannya masih melenceng ke tipis.

Malaysia kembali mengancam melalui bola mati, dan Kurnia Meiga dipaksa terbang untuk menepis tendangan bebas kapten Malaysia Bakhtiar Baddrol pada menit ke-84. Hingga babak kedua berakhir, kedudukan imbang 1-1 bertahan.

Babak Perpanjangan Waktu:

Indonesia sempat mencetak gol melalui Ferdinand Sinaga saat babak tambahan pertama baru berjalan dua menit, namun sayang gol tersebut dianulir karena Okto terjebak offside terlebih dahulu.

Pada babak tambahan kedua, Indonesia terus mengurung pertahanan Malaysia. Beberapa kali peluang melalui bola mati didapat oleh Egi dan juga Titus Bonai namun ketangguhan Khairul Fahmi membuat peluang tuan rumah mentah. Kedudukan 1-1 akhirnya bertahan hingga babak tambahan berakhir.

Adu Tendangan Penalti:

Pada akhirnya duel harus dituntaskan dengan adu tendangan penalti. Sayangnya, Indonesia harus mengaku keunggulan Malaysia di babak akhir ini.

Titus Bonai, Egi dan Abdulrahman berhasil menjalankan tugasnya dengan baik tetapi Gunawan dan Ferdinand Sinaga gagal menjaringkan bola. Hal tersebut dapat diungguli oleh Malaysia, dimana empat penendang mereka yaitu, Mahali, Fandi, Fadhli Sas dan Baddrol mampu menaklukkan Kurnia Meiga.

Dikutip dari Goal.com

2011-11-21

Setelah menjalani rangakaian fase penyisihan dan semi-final yang cukup melelahkan, partai puncak cabang sepakbola akhirnya mempertemukan Indonesia dengan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/11) malam WIB.

Duel ini sangat berarti bagi kedua tim, terutama Indonesia. Malaysia ingin mempertahankan medali yang mereka peroleh pada pelaksanaan SEA Games dua tahun lalu di Laos.

Sedangkan bagi Indonesia, medali emas bisa menghapus dahaga publik sepakbola nasional yang haus prestasi. Setelah timnas senior gagal di Piala AFF 2010, dan babak belur di putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia, kini tumpuan masyarakat ditujukan kepada timnas U-23.

Ini untuk kali pertama Indonesia bisa melaju ke final, setelah terakhir kali merasakannya di SEA Games 1997 di Jakarta. Saat itu, Indonesia gagal meraih medali emas usai dikalahkan Thailand.

Kini, gelar juara umum sudah berhasil digenggam kembali oleh kontingen Indonesia yang terakhir kali merasakannya 15 tahun lalu. Kesempatan untuk mengulang prestasi SEA Games 1991 kembali terbuka, dimana saat itu Indonesia menjadi juara umum dan meraih medali emas sepakbola.

Sejumlah kalangan menilai, kendati mampu menjadi juara umum, kegagalan mendulang medali emas dari cabang sepakbola akan membuat SEA Games terasa hambar. Itu diungkapkan menpora Andi Mallarangeng, dan menpora Malaysia Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek beberapa waktu lalu.



“Tidak ada istilah dendam melawan Malaysia. Kami bermain seperti biasa demi mencapai satu tujuan, kemenangan
.”

Rahmad Darmawan
, pelatih Indonesia



“Pertandingan ini merupakan tantangan terakhir kami untuk mempertahankan medali emas yang diperoleh di Laos.”


Ong Kim Swee
, pelatih Malaysia



KONDISI TIM

Indonesia

Pertandingan semi-final melawan Vietnam telah menguras habis stamina pemain timnas U-23. Kondisi fisik sejumlah pemain diperkirakan tak akan berada di puncaknya saat menghadapi Malaysia.

Selain itu, pelatih Rahmad Darmawan juga masih menunggu perkembangan Egi Melgiansyah yang mendapat cedera ketika menghadapi Vietnam, sehingga kapten timnas U-23 itu ditarik keluar pada menit ke-80.

Timnas U-23 sengaja tidak menggelar latihan seperti biasanya menjelang duel melawan Malaysia, dan memilih berlatih ringan di tepi kolam renang di tempat penginapan mereka. Tujuannya untuk memulihkan kondisi fisik pemain.

Rahmad juga menyatakan mental pemain kini sudah bagus untuk menghadapi pertandingan final. Rahmad sebelumnya berkali-kali mengingatkan pemain agar melupakan hasil semi-final, karena tugas mereka belum selesai.

Lini tengah akan menjadi krusial di laga ini, mengingat Malaysia memiliki materi pemain bagus di sektor tersebut. Dari beberapa pertandingan yang telah dijalani Indonesia, kelemahan di sektor tengah masih terlihat.

Malaysia


Seperti halnya Indonesia, pelatih Malaysia Ong Kim Swee menyatakan anak asuhnya dilanda kelelahan. Bersama tim medis, ia sudah berusaha untuk mengembalikan konfisi fisik pemain, walaupun tak akan maksimal di pertandingan nanti.

Kim Swee tentunya harus memutar otak lebih keras lagi, karena ia musti membagi konsentrasi antara laga final SEA Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012, dimana Malaysia masih mempunyai kans untuk lolos.

Malaysia akan berhadapan dengan Suriah di Kuala Lumpur. laga itu digelar tiga hari setelah pertandingan final SEA Games. Permasalahan ini sebelumnya menjadi perhatian serius dari Kim Swee.

Malaysia dipastikan bakal kehilangan salah satu gelandang seranganya, Izzaq Faris Ramlan, yang mengalami cedera akibat ditebas pemain Myanmar di semi-final. Kim Swee kemungkinan akan menurunkan Ambumamee THamil Arasu sebagai pengganti Izzaq.

Kim Swee juga sudah mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan kemenangan yang diraih Malaysia di fase penyisihan grup. Menurutnya, laga tersebut tidak bisa dijadikan ukuran mereka bakal meraih hasil serupa di pertandingan final.


PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Indonesia (4-4-2)

Kurnia Meiga

Hasyim Kipuw - Abdul Rahman - Gunawan Dwi Cahyo - Diego Michiels

Andik Vermansyah - Egi Melgiansyah - Mahardiga Lasut - Oktovianus Maniani

Patrich Wanggai - Titus Bonai


Malaysia (4-4-2)

Baddrol Bakhtiar - Saarani Ahmad Fakri

Ibrahim Syahrul Azwari - Ambumamee Arasu - Ahmad Mohamad Muslim - Fazali Mohd Irfan

Mohd Shas Mohammad Fadhli - Omar Mohd Asraruddin - Mohammad Othman - Jasuli Mahali

Che Mat Khairul Fahmi


sumber:Goal.com